Nathan n’ Friends

25092009124

Jumat malam (25/09), menonton acara live Jazz ditemani dinginnya malam dan temaram cahaya lilin membuat suasana di  Oh la la café Margo City Depok terasa damai. Namun, yang special pada malam tersebut adalah tampilnya Nathan n’Friends Band. Sebuah band Jazz yang dipimpin oleh seorang drummer cilik bernama Nathan yang baru berusia 6 Tahun!

Margo Friday Jazz, acara rutin tiap jumat malam jam 8-10 malam kali ini diisi oleh Nathan n’Friends Band yang beranggotakan Ichsan (gitar), Marizca (piano), Pak Eli (Bas, juga Papanya Nathan), dan 2 vokalis yang cantik Anggar dan Baby, memukau pengunjung yang hadir di seputar Margo City malam itu. Lagu yang disuguhkan pun cukup berat, yaitu Spain – Chick Corea, Come With Me-Tania Maria, Just the Two of Us-Grover Washington Jr, Menghujam Jantungku-Tompi, dan Lima-Karimata.

Penampilan dari Nathan yang sanggup membawakan lagu-lagu yang cukup berat tersebut dibuktikan kembali dengan adanya sesi Jam Session bersama pemain home band setempat.  Sesi Jam Session yang dibawakan oleh Nathan berupa lagu Jazz Standart yang saat itu memainkan 2 lagu berirama Bossanova dan Funk.

Nathan, mulai memegang drum sejak umur 3 tahun, melihat minat dan bakatnya di bidang alat musik drum, Ia dileskan privat hingga saat ini menginjak 6 tahun. Kini, ia fasih memainkan berbagai aliran musik dengan drumnya. “Ayo kita bermain Take Five!!” Tantangnya kepada salah teman bandnya yang rata-rata telah dewasa.

 

 

Tagged with:
 

Frou Frou / Imogen Heap: Music Penuh Inovasi Soundscape

imogen_heap1-300x298

Gw gandrung banget sama music yang unik dan inovatif. Frou Frou/Imogen Heap adalah salah satunya. Pertama kali denger lagunya yang berjudul “Hide and Seek” gw mengira Imogen Heap adalah semacam kuartet pria, setelah gw denger lagu lainnya gw kemudian mengira “Oke, Imogen Heap is not a quartet, mungkin solo, dan penyanyinya kira-kira berambut pendek berkulit hitam berwajah setipe Tracy Chapman. Setelah lama menyimpan dugaan tersebut kemudian gw baru mengetahui Imogen Heap jauuuh dari yang gw pikir! Dia berkulit putih dan berwajah keibuan (menurut gw sih),  tapi gayanya eksentrik! Beberapa kali gw liat live performance-nya lewat youtube, Heap gak canggung menggunakan kostum aneh ala Bjork dan cuek mengekspresikan musiknya. Imogen Heap tampak nyaman dengan semua atributnya (wardrobe, style, music).

Finally gw menemukan bahwa “Hide and Seek” dinyanyikan oleh Imogen Heap sendiri dengan instrument elektroniknya, dan di salah satu rehearsal-nya gw menyaksikan Heap membawakan “Just for Now” berbeda dari versi album. Bener-bener kreatif! Heap dengan multitasking sama sekali gak kagok bernyanyi sambil mengoperasikan instrumen elektroniknya dan kemudian memegang alat music sambil memadukan semua elemen bunyi (soundscape) yang menghasilkan harmoni yang gak cacat. Keren banget!

gini nih gayanya kalo lagi bikin musik, all by herself!

gini nih gayanya kalo lagi bikin musik, all by herself!

Imogen Heap lahir di London tanggal 9 Desember 1977 dengan nama lengkap Imogen Jennifer Jane Heap (hey, I thought Imogen Heap was a group’s name!). Banyak yang mengidentikkan  Imogen Heap dengan Frou Frou. Dan kenyataannya “mereka” itu orang yang sama, bedanya Frou Frou adalah duo yang dibentuk oleh Imogen Heap dan Guy Sigsworth (now that’s a group name), dimana Heap menjadi vokalisnya. Meskipun cuma ngeluarin satu album sepanjang karir mereka, beberapa track Frou Frou banyak terdapat di film serial kondang seperti CSI Miami, Roswell, Dawson’s Creek, Six Feet Under, Grey’s Anatomy dll. Album tunggal Frou Frou bertajuk “Details” dirilis tahun 2002. Mereka kemudian memutuskan berpisah secara damai di tahun 2003 dan melanjutkan karir musiknya masing-masing.

Frou Frou (dibaca: fru fru) adalah nama yang dipilih oleh Guy Sigsworth yang gandrung banget dengan kebudayaan Perancis. Kata Frou Frou berasal dari puisi berjudul ‘Ma Bohème’ yang (artinya) kurang lebih semacam bunyi yang dihasilkan  dari kibasan rok dari wanita yang sedang menari. Mengutip dari blog myspace Frou Frou sekitar tahun 2002: “Music can be like perfume. It’s almost a scent, you know, where the right smell changes an environment and makes life more bearable.” Gw rasa ungkapan itu cukup mewakili perasaan gw terhadap music Frou Frou.

* Artikel ini diambil dari gorgeouspark.com atas seijin pemiliknya

Tagged with:
 

Top 10 Stoned indie Chart (Live request) Periode tanggal 30 agustus – 7 september 2009:

1.  screamsoup runaway ( 8 minggu )
2.  the eht ( 9 minggu )
3.  hidden message ( 4 minggu )
4.  black in tears ( 8 minggu )
5. the minded ( 3 minggu )
6.  no talent ( 20 minggu )
7.  pom bensin ( 4 minggu )
8.  sundae sunday ( 1 minggu )
9.  matter halo ( 7 minggu )
10.  ken kobayashi (1 minggu )

Selamat atas band band yang sudah masuk ke chart, buat band yang belum masuk ke chart ayo request lagi, biar bisa dapat kesempatan untuk bisa promosi gratis di media partner Stoned College.

jadi dukung terus band indie kesayanganmu and Keep Stoned in front of your computer!

Untuk merequest harus masuk ke chatroom,informasinya dapat dibaca di www.stonedcollege.com di menu koridor dan Buat kamu-kamu yang pengen dengerin lagu-lagu di atas, silakan ke request di stoned college atau sneak preview di myspace mereka.

www.myspace.com/screamsoupp
www.myspace.com/rumsroyale
www.myspace.com/notalentnotalent
www.myspace.com/blackintears
www.myspace.com/hiddenmessagemusic
www.myspace.com/sweetpunchforkids
www.myspace.com/matterhalo
www.myspace.com/kenkobayashi

www.StonedCollege.com
The Indonesian Indie Web Radio
Puri Cinere Jl.Cibodas II No:26
Depok Jawa-Barat 16514
Telp: 021-99876088
Direct 08176671205

Tagged with:
 

Trading Yesterday: Lebih Sukses Independent

tradingyesterday1

Trading Yesterday adalah salah satu band yang jenis musiknya gw sukai karena sentuhan ke-mellow-an dalam aliran pop rock yang mereka bawakan gak cengeng dan elegan.

Diotaki oleh David Hodges, Trading Yesterday dibentuk pada tahun 2003 setelah David hengkang dari Evanescene, dimana dia juga ngasih kontribusi besar dalam pembuatan dua album Evanescene bertajuk “Origin” dan “Fallen”. Pada masa itu pula David sempat meraih 2 penghargaan Grammy atas kiprahnya di Evanescene.

Bareng dengan Mark Colbert dan Steven McMorran, David kemudian menelurkan album perdana Trading Yesterday ‘The Beauty & The Tragedy’ pada tahun 2004 yang digarap di apartmen David secara independent tanpa sokongan dari label manapun. Dalam beberapa bulan album mereka sold out dan mulai meraih banyak penggemar, Epic Record kemudian tertarik untuk mengontrak mereka.

Sayangnya Epic Record kurang berhasil membawa Trading Yesterday ke puncak sukses. Setelah menyelesaikan album ‘More Than This’ di Los Angeles, hanya satu single bertitel ‘One Day’ dari album tersebut yang dirilis dan menjadi soundtrack film ‘Stealth’. Sedangkan rilis albumnya terus diundur hingga kemudian ditangguhkan secara permanen, sampai akhirnya bocor juga di internet pada bulan Desember 2006. Single tersebut bisa dikatakan satu-satunya yang rilis dibawah naungan Epic Record. Kecewa dengan hal tersebut, Trading Yesterday memutuskan untuk berpisah dengan Epic pada November 2005.

Untuk mengobati kekecewaan pencinta Trading Yesterday, ‘The Beauty & The Tragedy’ diluncurkan untuk yang kedua kalinya, dan lagi-lagi sold out.

Sepertinya kiprah Trading Yesterday harus berakhir disitu, disusul dengan hengkangnya Mark Colbert sang drummer untuk berkarir sebagai audio engineer. Walaupun begitu David tidak berhenti berkiprah. Setelah meninggalkan Epic Record, Trading Yesterday mengganti namanya menjadi The Age of Information. Hingga sekarang para personel The Age of Information belum diketahui secara pasti, karena mereka menggunakan nama alias: ‘The Mystic’, ‘The Martyr’, ‘The Architect’ dan ‘The Medicine’. Aliran musik mereka pun berubah, dari rock akustik menjadi elektronika.

Sekilas tentang David Hodges, dia adalah penganut Kristen yang setia, telah membuat beberapa project album untuk gereja dan gaya spiritualnya banyak dituangkan dalam musik. Cabut dari Trading Yesterday bukan akhir zaman bagi David. Selain membuat project solo album, David juga banyak terlibat dalam penulisan lagu dan memproduseri banyak musisi seperti Kelly Clarkson, Avril Lavigne, Daughtry, Celine Dion dan masih banyak lagi.

sumber: gorgeouspark.com

Tagged with:
 

Ivy: memperkaya nuansa musik tanpa merubah gaya

Setelah menjelajahi perjalanan karir dan sederet project dari masing-masing personel Ivy, skarang waktunya ngebahas tentang musik mereka.

Di awal terbentuknya, lagu-lagu Ivy masih terdengar seperti ‘just another indie band’, dengan dominasi gaya yang akustik banget. Ditambah dengan aksen Dominique yang masih kental dengan logat Perancisnya, which is menurut gw sih malah kedengeran lebih sexy.

Pada album ‘Guestroom’, Ivy membawakan lagu-lagu cover version dari berbagai musisi, dan kerennya dengan gaya musikalitas yang ‘Ivy banget’, meskipun lagu-lagi tersebut berasal dari era berbeda. Diantaranya “Let’s Go To Bed” milik The Cure yang kondang pada tahun 80an, ‘Be My Baby’-nya Ronnettes yang cukup hits di awal 60an dan lagunya Serge Gainsbourg berjudul “L’Anamour” yang juga terdapat di album band kompilasi berbagai artis yang membawakan lagu dalam Bahasa Perancis.

Bagi para maniak completist, Ivy dermawan banget ngejembrengin discography di website resminya berupa sederet lagu baik single, features, remix version, kompilasi, promo, soundtrack, sampai rare edition yang mungkin ga bakal ditemuin di listed album mereka.

Meskipun jeda rilis dari satu album ke album lain cukup panjang, Ivy justru makin eksis, bahkan mungkin efeknya melebihi promo tour mereka. Lagu-lagu Ivy banyak digunakan di banyak film dan serial televisi kondang seperti Felicity; Roswell; Me, Myself & Irene; There’s Something About Marry, dan masih banyak lagi. Hal seperti ini malah jadi overpublikasi yang mentenarkan Ivy.

Musik-musik Ivy yang easy listening dan atmospheric bisa membawa mood ke dalam tempo yang ballance. Mellow engga, terlalu hype juga engga, tapi pada saat yang bersamaan bisa memberi efek semangat yang menenangkan. Dari album pertama hingga sekarang Ivy terus memperkaya nuansa musiknya dengan berbagai eksperimen namun tetap mempertahankan style musik khas mereka. Suara lembut Dominique ngeblend sempurna dengan genre musik Ivy.

Meskipun dalam satu dasawarsa sejak terbentuknya Ivy baru menelurkan gak sampai 10 album, diluar itu mereka tetap eksis dengan band ’selingkuhan’ masing-masing. Buat para penggemar Ivy yang ga sabar dengan album baru mereka, boleh berharap di tahun 2010. Atau boleh juga coba-coba mendengarkan musik band-band garapan Andy Chase, Adam Schlesinger dan Dominique Durand yang lain, siapa tau bisa mengobati kerinduan terhadap Ivy, atau justru lebih tertarik dengan side project mereka?

sumber: gorgeouspark.com

Tagged with:
 

abmp3.com: Music Search Engine

abmp3

Satu lagi situs yang menawarkan layanan music search engine hadir yaitu abmp3.com. Di situs ini kita bisa mencari lagu dan album dengan mudah dan mendownloadnya.  Di halaman depan menyajikan Top mp3 Download, lagu-lagu yang sering di download oleh pengunjung. Selain top download, abmp3.com pun menyajikan Wworld Music Charts, yang menampilkan world top 10, US Top 10, dan Euro Top 10.

Menurut pemilik situs ini, setiap hari lebih dari 20 ribu file lagu ditambahkan ke situs ini. Ingin mencoba mencari lagu-lagu yang anda sukai? silakan kunjungi www.abmp3.com

Tagged with:
 

Top 10 Stoned indie Chart (Live request) periode tanggal 16- 23 Agustus 2009:

1. The Eht – Hello Sir ( 6 minggu )
2. Screamsoup – Runaway ( 4 minggu )
3. No Talent – Apollo 1967 ( 17 minggu )
4. Black in Tears – Spill Confusion ( 5 minggu )
5. Matter Hello – Heroin ( 4 minggu )
6. Sweet Punch for Kids – Hilang dan Tenggelam ( 3 minggu )
7. Hidden Message – Pesan tersembunyi (1 minggu )
8. Pom Bensin – Positive Thinking ( 1 minggu )
9. Death Twisted – In the Night 3 mingu )
10. The Corvettes ( 2 minggu )

Selamat atas band band yang sudah masuk ke chart, buat band yang belum masuk ke chart ayo request lagi, biar bisa dapat kesempatan untuk bisa promosi gratis di media media partner Playthebeat.com dan Stoned College. jadi dukung terus band indie kesayanganmu and Keep Stoned in front of your computer!

Untuk merequest harus masuk ke chatroom,informasinya dapat dibaca di www.stonedcollege.com di menu koridor. Buat kamu-kamu yang pengen dengerin lagu-lagu di atas, silakan ke request ke stoned college.

ScreenTunes.com adalah situs gratis yang dibangun untuk membantu Anda mengetahui lagu-lagu tertentu yang anda dengarkan ketika anda melihat sebuah film namun anda tidak tahu apa judul lagu dan siapa yang menyanyikannya.

Tentu seringkali kita melihat film yang dan didalamnya ada  soundtrack yang keren-keren lalu kita penasaran, lagunya siapa ya? di ScreenTunes.com lah anda akan mendapatkan jawabannya.

Cara menggunakan Screentunes ini cukup mudah, anda bisa mengetikkan judul film untuk melihat lagu apa saja yang menjadi soundtrack di film tersebut, maka akan muncul daftar lagu soundtrack di film tersebut.

URL:  www.screentunes.com

Tagged with:
 

booster2

BoosterMP3 menyediakan layanan mesin pencari untuk menemukan file mp3 dan metadata dari situs-situs web eksternal di seluruh internet.  Kita bisa mendengarkan lagu-lagu yang kita cari dan kerennya lagi, bisa didownload!

BoosterMP3 ini bisa dikatakan sebagai search engine mp3,  sungguh mudah kita mencari mp3 di situs ini. Cukup ketikkan nama band dan judul lagunya, maka akan muncul daftar hasil pencariannya yang menyertakan pilihan apakah anda ingin mendengarkan langsung atau mendowloadnya.

booster3

Pengen nyoba? akses aja boostermp3.com

Tagged with:
 

The busy-as-a-bee band: IVY

ivy1

Kalo kamu suka jenis music bittersweet pop dengan tipe-tipe semacam Club 8, Cardigan, dll, kayanya Ivy bakal cocok di telinga kamu. Ivy termasuk jenis pop music yang gak biasa kamu denger di top 40 pada umumnya.

Trio asal New York ini divokali oleh penyanyi kelahiran Perancis Dominique Durand dan di-engineer-kan oleh Andy Chase dan Adam Schesinger. Berawal dari formasi indie band hingga memproduseri album sendiri, Ivy punya sejarah perjalanan music yang keren.

Ivy dibentuk lebih dari sedasawarsa lalu, tepatnya 1994 oleh multi-instrumentalis Andy Chase dan Adam Schesinger yang kemudian meyakinkan Dominique Durand yang belum pernah menjadi vokalis dalam band untuk mencoba keberuntungan mereka di sebuah studio di New York. Backward in 1990, Dominique pindah ke New York dari Paris dan ketemu Andy di sebuah pesta dan melihat Andy perform dengan band lamanya.

ivy

Tiga tahun kemudian Andy dan Dominique menulis lagu dan meminta Adam untuk mainin bass pada demo mereka. Lalu pada tahun 1995 mereka merilis debut albumnya bertitel “Realistic” dan mulai sering manggung bareng Oasis, Edwyn Collins, St. Etienne dan masih banyak lagi.

Jarak nelorin satu album ke album lain Ivy butuh waktu agak lama. Setelah “Realistic” tahun 1995, “Apartment Life” baru rilis tahun 1997, kemudian “Long Distance” di tahun 2001. Lalu setelah “Guestroom” rilis tahun 2002, Ivy baru keluarin “In The Clear” tahun 2005. That’s the latest album dari Ivy. Andy Chase sih janjinya akan rilis album Ivy lagi sekitar tahun 2010, seperti yang penulis kutip dari website resmi mereka www.thebandivy.com, “2009 has been a really busy year for all of us: Right now IVY’s currently hard at work recording our follow up album to In The Clear. I know we take forever between albums but believe me – another one is on it’s way! Look for a release sometime in early 2010.”

ivy2

Kesibukan mereka bukan tanpa alasan. Ketiga personel Ivy bener-bener berkarir total dalam dunia music, mereka masing-masing punya “side project” dimana satu sama lain saling dukung. Adam Schlesinger diluar band Ivy juga punya band bernama Fountains of Wayne dan Tinted Windows (bareng sama James Iha-nya Smashing Pumpkins), Andy Chase selain memproduseri banyak band juga merilis solo album bertitel “Brookvilles”. Trus Chase dan Schlesinger memproduksi debut albumnya grup asal Perancis Tahiti 80.  Durand dan Chase kolaborasi bareng di band Paco dan mereka sedang akan membentuk band baru lagi, yang sampe sekarang belum diberi nama. Album band “belum-ada-nama” ini direncanakan akan rilis musim gugur 2009.

Ngomongin musiknya Ivy? Tunggu artikel lanjutannya yah!

sumber: gorgeouspark.com

Tagged with: