Terbentuk pada tahun 2002, oleh 5 Pemuda yang berasal dari Jakarta yang mencoba meramu musik yang memiliki karakteristik tersendiri. Dengan perpaduan influence yg dimiliki masing - masing personil, KarnaTra menghasilkan karya - karya yang layak untuk di dengar dan di apresiasi.
Semuanya diawali pada masa SMA tepatnya di sebuah SMA negeri yang terletak di bilangan Pattimura Raya. , Jakarta Selatan. Ketika itu KarnaTra yang masih bernama Alter Ego terbiasa membawakan lagu - lagu dari musisi dalam dan luar negeri seperti, 311, The Strokes, Dashboard Confessional, Foo Fighters, Weezer, Incubus, Red Hot Chili Peppers, dll. Karena didera kebosanan membawakan lagu – lagu dari musisi lain, akhirnya kelima pria yang tergabung dalam Alter Ego sepakat untuk menciptakan musik mereka sendiri.

Setelah menjalani perjalanan dan perjuangan yang cukup panjang yang juga terjal berliku, akhirnya pada tahun 2005 Alter Ego mendapatkan kesempatan besar untuk memperkenalkan lagu dari hasil peleburan kreatifitas mereka dengan tampil di event musik besar dan bergengsi di Indonesia “Soundrenaline”. Ajang Soundrenaline menjadi kesempatan pertama Alter Ego untuk tampil dengan membawakan lagu mereka sendiri tanpa mengusung satu pun lagu dari musisi lain.
Setelah mengalami beberapa pergantian personil dan warna musik, Alter Ego pun bermetamorfosa menjadi KarnaTra, hal ini disebakan nama Alter Ego sudah banyak dipakai oleh band lain. Nama KarnaTra merupakan gabungan dari dua kata ; Karna, yaitu nama dari salah seorang karakter Mahabharata yang secara harfiah artinya telinga, dan Trah yang artinya klan atau garis keturunan. Secara filosofis artinya bahwa musik itu didengar melalui telinga.
Dengan mengusung nama KarnaTra, mereka merekam beberapa materi lagu yang memiliki karakter yang kuat dan memiliki warna musik yang cukup unik. Setelah merekam beberapa demo lagu baru, materi KarnaTra yang masih segar tersebut dikirim ke beberapa stasiun radio ternama di Jakarta. Ternyata respon terhadap musik yang mereka kreasikan mendapatkan sambutan yang sangat positif, Beberapa lagu mereka sempat masuk dalam chart nubuzz prambors dan menjadi salah satu musik latar untuk acara drama radio remaja yang cukup populer pada saat bulan Ramadhan di radio yang sama. Materi terbaru mereka yang mereka ciptakan juga mendatangkan kesempatan untuk meramaikan scene musik indie dengan tampilnya KarnaTra di beberapa acara musik di Jakarta.
Saat ini, setelah melalui proses pematangan dan pembelajaran yang sangat dinamis dalam bermusik, KarnaTra memperkuat cirinya dan memastikan dengan jelas apa yang ingin mereka serukan dalam bermusik. Dengan formasi terbaru saat ini, yaitu Aditya Naratama (Vocal), Ardhana Pujiparamadharma (Acoustic guitar/Back Vocal), Teguh Putra Alliansich Lubis (Lead Guitar), Ricky Rahim Putra (Bass/Back Vocal) dan Iwan Dwi Rianto (Drum), KarnaTra bersinergi dalam kreatifitas bermusik untuk menciptakan musik yang terdengar seperti “KarnaTra” yang tidak hanya didengarkan oleh telinga saja, tetapi dapat didengarkan oleh hati dan jiwa setiap manusia yang mendengarkan musik KarnaTra.
Berserulah…!!!
It’s all Warm Rock.. constelation of simple beats, provocative stringworks and ticklish words..
For more info u can check out our myspace at: www.myspace.com/wearekarnatra
Facebook : KarnaTra Musik, Facebook group and page : KarnaTra
Email : joinkarnatra@yahoo.com




